Kamis, 19 Maret 2015

Pengukuran Data Durasi Film Pendek

PENGUKURAN TERHADAP DURASI FILM PENDEK
 DURASI FILM PENDEK
Amelia Dita P
Jurnal Statistika & Probabilitas
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jln. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
Email : 1306015@sttgarut.ac.id

ABSTRAK-Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data. Di dalam penyajian data statistik ada yang disebut dengan distribusi frekuensi, distribusi frekuensi adalah suatu susunan data dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas.
Dalam hal ini, akan dipaparkan mengenai contoh kasus dalam penghitungan 50 Durasi Film Pendek. Data mobil tercepat tersebut diperoleh dengan hasil observasi langsung pada suatu waktu.
Kata Kunci DurasiFilm,Pendek.
BAB I PENDAHULUAN
Film Pendek adalah sebuah karya cipta seni dan budaya yang merupakan media komunikasi audio visual yang dibuat berdasarkan sinematografi dengan direkam pada pita seluloid, pita video , atau bahan hasil penemuan teknologi laginnya dalam segala bentuk dan ukuran. Film pendek termasuk sebuah karya animasi yang memiliki durasi tayang tidak lebih dari 60 menit.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data. Dalam statistika dikenal dengan adanya populasi dan sampel. Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti, sedangkan sampel adalah sebagian dari objek yang akan diteliti dan diharapkan memberikan gambaran tentang sifat dari keseluruhan objek/populasi.
Dalam jurnal ini akan dijelaskan tentang data yang disajikan dengan distribusi frekuensi, ukuran pemusatan data dan letak data.
Distribusi frekuensi adalah suatu susunan data dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas, dalam data nilai ini, data akan diubah kedalam tabel ditribusi frekuensi dan juga akan dihitung pusat data serta letak data.
  Pemusatan Data
      a)      Rata-rata hitung (mean)
      b)      Rata-rata harmonis (harmonic mean)
      c)      Rata-rata ukur (geometric mean)
      d)     Median
      e)      Modus
   
       Rumus untuk menentukan nilai ukuran pemusatan data tunggal :
      a)      Rata-rata hitung
      X = total x / n 
     Rata-rata/Rataan/Mean Data Kelompok










 fi= frekuensi untuk nilai xi yang bersesuaian
xi
= rata-rata kelas


      b)      Rata-rata harmonis
      H =  n / total setengah x
c)      Rata-rata ukur
      GM = akar x1, x2, x3,...., xi
      d)     Median
       Me = jumlah dua data ditengah / 2
Median Data Kelompok






Lo = tepi bawah dari kelas limit yang mengandung median
Me = nilai median
n = banyaknya data
Fk = frekuensi kumulatif sebelum kelas yang memuat median
f0 = frekuensi kelas yang memuat median
c = panjang intreval kelas

      e)      Modus merupakan data yang sering muncul.
Modus Untuk data Kelompok






keterangan
Mo = modus
c     = panjang kelas (interval kelas)
Lo  = batas bawah dari kelas modus,
fo    = frekuensi kelas modus,
f1    = frekuensi dari kelas sebelum kelas modus,
f2    = frekuensi dari kelas setelah kelas modus
2. Ukuran Letak Data
    Median, kuartil dan desil
Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan.
Quartil ada 3 yaitu : Q1 (kartil bawah),  2 ( Median ) , Q3 ( kuartil atas)    
Dapat diperoleh dengan rumus :  
Qi = Li + i / 4  n -  ( ∑ f )i   . p
                          Fi
Ket : Li     =  tepi bawah yang memuat kuartil bawah Qi
(∑f ) = jumlah frekuensi sebelumquartil bawah Qi
fi      = frekuensi kelas yang memuat kuarti bawah Qi
i       = 1,2,3

BAB III
KERANGKA KERJA KONSEPTUAL
1. Pengumpulan Data
     Pengumpulan data dilaksanakan dalam satu waktu pada tanggal 30 Maret 2014 di sebuah website luar negeri. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan cara observasi.
2. Merekap Data
    Setelah data mobil tersebut terkumpul, kemudian data tersebut direkap.
3. Pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi
4. Penghitungan durasi film pendek
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Menyajikan data dalam tabel Distribusi Frekuensi
Diketahui data 50 durasi film pendek sebagai berikut :
Tabel 4.1:Durasi Film Pendek
354
1922
651
235
76
600
238
337
333
1386
767
420
832
1399
838
614
901
900
670
384
607
332
418
249
139
1119
879
50
166
335
2066
409
1185
1501
180
374
1244
322
667
759
338
279
672
354
432
270
325
556
275
68

Data tersebut diperoleh dari hasil searching menggunakan search engine google, kemudian setiap ukuran ditulis dalam kertas, dengan memproleh sebanyak 50 data, pada tabel diatas nilai minimum 50, nilai maksimum 2066, yang paling sering muncul adalah
  • Nilai minimal = 50
  • Nilai maksimal = 2066
  • Range = 2066-50=2016
  • Kelas : 2k50, k=6, 7, dst. dipilih k=6
  • Interval = 2016 / 6= 336


Tabel 1. Distribusi Frekuensi
Tepi Bawah
Tepi Atas
Turus
Frekuensi
50
50
IIIII IIIII IIIII IIIII III
23
386
386
IIIII IIIII II
12
722
722
IIIII II
7
1058
1058
IIII
4
1394
1394
II
2
1730
1730
II
2

Tabel 2. Distribusi Frekuensi Relatif
Tepi Bawah
Tepi Atas
Frekuensi
Frekuensi
Relatif
50
386
23
46%
386
722
12
24%
722
1058
7
14%
1058
1394
4
8%
1394
1730
2
4%
1730
2066
2
4%

Frekuensi relatif = (frekuensi/jumlah data(n))x100%
Tabel 3. Distribusi Kumulatif Kurang Dari
Kurang dari
Frekuensi kumulatif
≤49
0
≤385
23
≤721
35
≤1057
42
≤1393
46
≤1729
48
50
Tabel 4. Distribusi Kumulatif Lebih Dari
Lebih
Dari
Frekuensi
Komulatif
≥49
50
≥385
27
≥721
15
≥1057
8
≥1393
4
≥1729
2
≥49
50

Tabel 5. Frekuensi
Tepi Bawah
Tepi
Atas
Batas
Bawah
Batas
Atas
Frekuensi
50
386
50,5
385,5
23
386
722
386,5
721,5
12
722
1058
722,5
1057,5
7
1058
1394
1058,5
1393,5
4
1394
1730
1394,5
1729,5
2
1730
2066
1730,5
2065,5
2


Gambar 1. Grafik Histogram Frekuensi
Tabel 6. Nilai Tengah
Nilai tengah = (tepi bawah + tepi atas)/2
Tepi Bawah
Tepi Atas
Nilai Tengah
Frekuensi
411,25
0
50,5
386
411,25
23
386,5
722
915,25
12
722,5
1058
1419,25
7
1058,5
1394
1923,25
4
1394,5
1730
2427,25
2
1730,5
1066
1931,25
2
1931,25


Gambar 2. Grafik Poligon Frekuensi

                                                                                     Gambar 3. Grafik Ogif Kurang dari

  Tabel 7. Ogif Kurang dari                          
Kurang dari
Frekuensi kumulatif
≤49
0
≤385
23
≤721
35
≤1057
42
≤1393
46
≤1729
48

                                                                            
 
   
                        Gambar 4. Grafik Ogif Lebih dari
Tabel 8. Ogif Lebih dari
Lebih
Dari
Frekuensi Komulatif
≥49
50
≥385
27
≥721
15
≥1057
8
≥1393
4
≥1729
2
50

                                                                              
                                       


KESIMPULAN

Berdasarkan kajian, tinjauan teori yang dimiliki, serta dari hasil analisis dan pengembangan terhadap data kecepatan mobil yang diolah dengan distribusi frekuensi, maka dibuktikan bahwa penyajian data akan lebih mudah dan keakuratannya menjadi lebih baik. Namun jika ada satu kesalahan saja dalam penghitungan data, maka proses penghitungan selanjutnya akan lebih susah untuk diperbaiki. Jadi kita harus hati-hati dalam menghitung data kecepatan diatas dengan teliti.
.
UCAPAN TERIMAKASIH

Penullis mengucapkan terimakasih kepada kedua orang tua tercinta dan Saudara saya yang sudah memberikan dorongan, motivasi dan tak pernah   henti hentinya memberikan Doa untuk penulis , terutama Kakak yang sudah banyak memberikan motivasi,dukungan moril, materil yang tak pernah henti selama penyusunan tugas ini, serta terima kasih kepada bapak eri satria yang telah memberikan waktu lagi untuk mengumpulkan tugas.



DAFTAR PUSTAKA


sucirizkina.wordpress.com/2012/06/30/statistik/
http://belajaryuk89.blogspot.com/2011/08/data-dan-pengolahannya.html